Piercing: Stigma Negatif yang Perlahan Menguasai Fashion Modern Anak Muda
Semar Nusantara2025-11-29T18:18:23+07:00Piercing merupakan aktivitas menindik bagian tertentu dari tubuh kita. Yap, bahasa simpel untuk mengartikan piercing adalah tindik, yang mana kehadirannya kini sudah mulai banyak diterima oleh masyarakat. Bahkan ngga jarang, para pekerja di sektor tertentu dengan santai menggunakan tindik sewaktu bekerja. Tidak hanya laki-laki, perempuan sekarang juga berani untuk mengekspresikan kecantikan melalui sebuah tindik yang terpasang di hidung, pusar, atau telinga mereka.
Fenomena tentu berbanding terbalik jika kita pergi ke tahun 80 hingga 90-an. Kala itu, tindik dipandang sebagai bagian dari sub kultur punk dan mendapat stigma negatif dari masyarakat. Tindik dianggap sebagai simbol pemberontakan sehingga terlihat konservatif di kalangan masyarakat. Kamu pun pasti juga pernah menyaksikan seseorang yang berkomentar negatif tentang penggunaan tindik seperti dicap nakal atau tidak pantas. Padahal jika bergerak lebih jauh lagi, tindik ini sudah ada sejak 5000 tahun lalu. Dulu praktik ini digunakan untuk berbagai tujuan seperti identitas, hubungan persaudaraan, hingga spiritualitas. Lihat saja penggunaan tindik hidung di kalangan wanita India.
Seiring berkembangnya zaman, orang-orang mulai bisa menerima kehadiran tindik sebagai bagian dari fashion. Tidak lagi dipandang sebagai bagian dari pemberontakan ataupun kenakalan, era kini, tindik bisa masuk ke dalam bagian kultur anak muda. Banyak yang memadukan dengan gaya busana street wear, hijab, hingga professional look. Item kecil yang membuat mereka terlihat bebas berekspresi dan menjadi diri sendiri di depan banyak orang.

Kamu pun tidak perlu ragu lagi untuk mencoba piercing. Namun pastikan jika kamu ingin mencobanya, pilih tempat piercing yang aman dan sudah menerapkan standar pemasangan yang tepat. Apalagi bagi pemula, tindik yang dilakukan sendiri di rumah berpotensi menimbulkan reaksi pada kulit seperti gatal hingga bernanah. Tidak lupa juga, gunakan bahan yang aman serta terbukti hipoalergenik seperti emas atau palladium. Bahan hipoalergenik ini sifatnya lembut saat bersentuhan lama dengan kulit. Terutama buat kamu yang menjadikan piercing sebagai gaya hidup sehari-hari, wajib banget buat aware dengan hal ini
Kalau Sobat Asmara pengen punya tindik yang tentunya aman digunakan dan bisa menghindarkanmu dari bahaya iritasi, yuk segera meluncur ke Semar Nusantara. Material yang kami gunakan berupa emas dengan kadar terendah 10 karat. Emas bersifat hipoalergenik sehingga sangat ramah jika langsung bersentuhan dengan kulit. Saking ramahnya emas untuk kulit, bahan tersebut juga bisa digunakan untuk anak kecil, Sobat Asmara.
Kemi menyediakan berbagai model anting tindik seperti stud hingga huggies. Mau yang bernuansa simpel kaya solitaire, klasik polos tanpa ornamen, atau mewah dengan taburan batu di permukaanya bisa kamu dapatkan di sini. Kamu bisa melihat berbagai koleksi kami di marketplace Semar Nusantara.