Nusantara’s Side: Menyelami Tradisi Pernikahan Suku Banjar Kalimantan
Semar Nusantara2026-08-19T18:58:26+07:00Kalimantan adalah salah satu pulau yang menghiasi keindahan centerpiece perhiasan Rinduruma Semar Nusantara. Sama seperti Maluku, tidak hanya bentang alam dan hijaunya hutan mereka, Kalimantan juga memiliki berbagai kekayaan tradisi yang dilaksanakan hingga sekarang.
Salah satunya adalah adat tradisi pernikahan suku Banjar yang di dalamnya mengandung nilai-nilai religius di dalamnya. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa baca ulasan di bawah ini!
Basuluh
Biasanya basuluh dilakukan oleh pihak laki-laki untuk mengetahui seluk – beluk kehidupan seorang gadis yang akan dipinangnya. Bahasa sekarang, basuluh bisa diartikan sebagai silaturahmi pihak keluarga laki-laki ke pihak perempuan.
Badatang/Bapara
Sama seperti tunangan pada umumnya, pihak laki-laki serius mendatangi rumah pihak perempuan untuk meminangnya. Tunangan ini bersifat resmi agar pasangan tidak diganggu oleh pihak lain. Setelah itu, prosesi selanjutnya adalah bapayuan.
Bapayuan/Bapatut Jujuraan
Bapayuan adalah prosesi musyarawah penentuan harga jujuran (uang yang akan diberikan pada calon pengantin wanita), hari baik prosesi, hingga mahar. Proses tersebut bertujuan untuk menjaga kehormatan dua keluarga dan bentuk penghormatan kepada pihak perempuan.
Patalian/ Maatur Jujuran
Proses mengantarkan uang jujuran hingga seserahan kepada pihak perempuan. Proses ini dilakukan sebagai salah satu cara memberitahukan masyarakat bahwa mereka telah bertunangan. Dalam maatur jujuran, terdapat istilah basasarahan, di mana pihak laki-laki menitipkan anak laki-lakinya kepada pihak perempuan agar dijaga seperti anak sendiri.
Bapingit
Istilah sederhananya adalah di mana kedua calon pengantin dipingit dan tidak boleh bertemu satu sama lain. Pengantin berdiam diri di rumah dan merawat tubuhnya agar terlihat segar ketika hari H.
Bapacar
Pihak perempuan memerahkan kukunya dengan tumbukan halus daun inai. Dilakukan pada malam hari menjelang pernikahan dan dinamakan dengan malam bainai.

Badudus
Badudus punya istilah lain bapapai yaitu kedua calon mempelai dimandikan dengan air kembang harum yang sudah didodakan. Pemandikan dilakukan oleh tetua kampung sebagai bentuk perlindungan dari hal-hal negatif.
Akad Nikah
Sama seperti akan nikah, diketuai oleh penghulu dan menjadi tanda pertalian resmi antara mempelai pria dan wanita. Akad biasanya berlangsung di rumah wanita atau masjid.
Batamat
Khataman Quran Juz 30 yang dilakukan oleh pengantin pria dan wanita secara bersama-sama. Dilakukan pagi hari sebelum prosesi bersanding dan didampingi oleh guru ngaji.
Maarak Pengantin
Membawa pengantin wanita dari rumah pria sambil dipertontonkan kepada masyarakat sekitar. Prosesi ini biasanya diiringi kesenian seperti kuda gipang dan sinoman hadroh. Selain itu, ada juga yang namanya bausung, di mana pengantin laki-laki menjemput pengantin perempuan di depan rumah dan mereka akan diusung menuju pelaminan.
Proses bausung tidak memperkenankan pengantin menginjak tanah dan mereka dianggap sebagai ratu dan raja seharian. Berbeda dengan jaman dulu, proses ini sudah lumrah dilakukan oleh banyak orang.
Batatai/Bersanding
Acara ini merupakan resepsi atau walimah. Penganti dirias dengan adat Banjar dan para tamu undangan menyaksikan mereka berdua maupun menikmati hindangan yang ada. Kedua mempelai duduk bersandingan di tempat pelaminan yang sudah disiapkan.
Bailangan
Bailangan adalah kegiatan berkunjung ke rumah laki-laki sesudah upacara perkawinan. Prosesi ini dilakukan untuk memperkenalkan pengantin wanita kepada pihak laki-laki yang biasanya diiringi oleh keluarga perempuan. Pada proses ini, pengantin juga mendapat bekal sebagai hadiah perkawinan dari pihak laki-laki sekembalinya berkunjung.
Itulah prosesi pernikahan adat Banjar yang ternyata sangat mencerminkan kearifan lokal nusantara seperti keramahan dan kebersamaan.
By the way, untuk informasi seputar pembelian koleksi perhiasan Rinduruma Kalimantan Series, kamu bisa lakukan cek ketersediaan stok di marketplace resmi atau WA admin di bio instagram @semarnusantara.