Natural Diamond dan Lab Grown Diamond, Apa Bedanya?
Semar Nusantara2025-06-28T18:09:52+07:00Diamond atau berlian merupakan salah batu permata yang dikenal karena nilai prestise yang dibawa. Kilaua yang indah juga menjadi alasan kenapa banyak wanita dari berbagai kalangan mengidolakan batuan jenis ini. Tak heran bila pasaran perhiasan berlian semakin meningkat dari tahun ke tahun. Permintaan pasar yang tinggi tersebut menimbulkan inovasi adanya berlian buatan. Nah, kamu baru tahu kan kalau berlian ada yang bisa dibuat di laboratorium. Lalu apa bedanya sih dengan berlian yang ada di alam? Yuk, menyelam bersama mimin lebih dalam lagi!
Berlian buatan sering disebut sebagai lab grown diamond. Berlian ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan berlian asli. Berlian tersebut sering dinamakan dengan berlian sintetis karena pembuatanya berada di dalam laboratorium. Ide ini tercetus sekitar abad 19 pertengahan di mana James Ballantyne Hannay mendapatkan berlian sintesa dari mesin cetak. Selanjutnya, pada 1950-an baru ditemukan teknologi yang lebih canggih berupa General Electric untuk memproduksi berlian sintesa agar layak dijual di pasaran.
Belian sintetis ini berasal dari karbon dan ia tidak mengandung nitrogen. Ada dua cara untuk membuat berlian di laboratorium yaitu deposisi uap kimia (CVD) dan suhu tinggi (HPHT). Karena proses kimia itulah, berlian buatan hampir tidak mengandung nitrogen sebagaimana yang terjadi pada berlian alami. Inilah yang membuat berlian hasil laboratorium cenderung tidak memiliki warna di dalamnya.
Lain halnya dengan berlian alami yang terbentuk di dalam bumi selama ribuan tahun. Proses yang lama hingga suhu tinggi membuat struktur batu mulia ini memiliki sangat kompleks. Karena ia proses alam, maka berlian alami mengandung sedikit nitrogen di dalamnya. Jadi kadang kamu menemui berbagai warna berlian seperti coklat hingga kuning yang merupakan imbas dari adanya kandungan nitrogen tersebut.
Proses geologis di bawah perut bumi menghasilkan kekerasan berlian yang tahan lama. Tidak hanya itu, bentuk dan kilaunya juga terlihat lebih beragam serta unik. Inilah yang menjadi daya tarik berlian alami bagi sebagian orang. Metamorfosis berbagai atom karbon yang menyatu memberikan sebuah mahakarya alam yang banyak digunakan untuk keindahan mode. Karena terbentuk langsung dari alam, maka berlian alami ini cenderung lebih baik daripada berlian buatan. Untuk lebih jelasnya, perbedaan kedua berlian tersebut bisa kamu lihat di bawah ini:
- Berlian alami : terbuat di alam, pola lebih khas, harga cenderung tinggi, bentuk lebih beragam dan unik, warna lebih pekat dan beragam.
- Berlian buatan : terbuat di laboratorium, pola umumnya sama, harga cenderung lebih murah, biasanya bentuk lebih seragam, warna lebih bening dan seragam.
Itulah perbedaan antara berlian alami dan buatan, Sobat Asmara. Terlepas dari bagaimanapun bentuknya, berlian tetaplah sebuah aksesoris yang menyajikan nilai kemewahan dan keanggunan di dalamnya. Ia mampu menarik seseorang untuk menjadikanya sebagai item perhiasan yang melambangkan kerja keras, filosofi hidup, hingga kepribadian.
Sebagai perhiasan yang banyak dipuja para wanita, Diamond Pavilion menghadirkan perhiasan dari berlian alami. Menyajikan berbagai koleksi perhiasan dari material berlian yang berkualitas dan bersertifikat GIA, Diamond Pavilion ingin membuatmu merasakan bagaimana kecantikan yang sesungguhnya hadir dalam dirimu. Berbagai jenis koleksi yang bervariasi, tidak hanya menawarkan keindahan berlian, namun juga makna yang dibawanya. Makna personal yang membuatmu serasa seperti ada yang selalu mengerti dan mendorongmu untuk lebih bebas berekspresi bersama sebuah berlian.
Rasakan keindahan perhiasan dari Diamond Pavilion yang selalu menjaga kualitas dan daya tariknya secara eksklusif hanya di gerai Diamond Pavilion terdekat. Kunjungi official instagram @diamondpavilion untuk melihat berbagai koleksi yang relate dengan dirimu.