Jangan Sampai Terbalik! Ini Perbedaan Antara Seserahan dan Mahar dalam Pernikahan
Semar Nusantara2025-07-28T18:17:13+07:00Pernikahan menjadi salah satu hari bahagia dua sejoli yang akhirnya mendapatkan kata sah secara agama maupun negara dalam hubunganya. Tentunya untuk mewujudkan pernikahan yang sesuai wedding dream atau keinginan pengantin, pasti dua belah pihak harus melalui proses musyawarah panjang bersama para keluarga.
Hal yang paling sering didiskusikan saat musyawarah adalah seserahan dan mahar. Dua tradisi dalam acara pernikahan yang tidak akan pernah lepas. Seserahan dan mahar menjadi sesuatu yang krusial sebab di dalamnya terkandung berbagai makna terutama tentang kesungguhan pria pada wanitanya.
Tapi apakah kamu tahu? Meski kerap berjalan beiringan, seserahan dan mahar ternyata bukanlah sesuatu yang sama. Yap, mereka memiliki perbedaan yang mencolok di antara keduanya. Mau tau? Yuk simak ulasan di bawah ini!
Seserahan merupakan bentuk tanggung jawab pria pada wanita yang disimbolkan dengan benda-benda. Biasanya benda yang dijadikan sebagai seserahan merupakan kebutuhan sehari-hari wanita atau bisa juga kebutuhan untuk acara pernikahan. Bisa make up, beras, baju, sepatu, almari, hingga sejumlah perhiasan yang bisa dijadikan modal atau tabungan untuk kebutuhan pasca menikah nanti. Seserahan ini berasal dari pihak pria yang dibawa menjelang nikah, hari H, atau saat lamaran.
Lain hal-nya mahar atau biasa disebut sebagai mas kawin. Mahar merupakan sesuatu yang wajib diberikan mempelai pria kepada calon istri. Mahar harus dipenuhi oleh calon mempelai pria dan biasanya diberikan saat akad nikah. Nominal mahar umumnya juga permintaan dari calon mempelai perempuan dan didiskusikan lagi bersama calon pengantin laki-laki. Mahar ini disimbolkan dalam bentuk harta seperti uang atau perhiasan emas. Mahar menjadi bagian penting dari pernikahan karena ia merupakan simbol dari keseriusan pria terhadap wanita.
Apabila ditarik garis besar, perbedaan mahar dan seserahan terletak dari bentuk benda yang diberikan. Seserahan merupakan pemberian dari pria yang tidak termasuk ke dalam kewajiban dalam acara pernikahan. Namun ia adalah bagian dari tradisi masyarakat yang sudah turun temurun. Diberikan dalam bentuk barang kebutuhan sehari-hari, seserahan maknanya lebih luas.
Sedangkan mahar adalah kewajiban laki-laki yang harus dipenuhi dalam acara pernikahan. Kedudukan mahar dalam kultur masyarakat tertentu bahkan tidak hanya simbol tanggung jawab dan serius, namun juga menunjukan bentuk penghargaan laki-laki terhadap pihak perempuan yang disimbolkan dengan nominal harta yang cukup besar. Mahar pun biasanya berbentuk uang, cincin, dan logam mulia.
Tentunya cincin atau logam mulia yang diberikan untuk mahar haruslah memiliki kualitas yang baik. Kualits perhaiasan baik bisa dilihat dari toko tempat kamu membelinya. Semar Nusantara adalah salah satu toko perhiasan emas yang menyediakan perhiasan untuk keperluan pernikahan tentunya dengan kualitas yang terjamin dan harga terjangkau. Kamu bisa lihat di lini instagram @semarnusantarabridal atau @vowever yang menyediakan cincin kawin bertahtakan berlian.
Berbagai cincin untuk keperluan lamaran ataupun pernikahan tersedia lengkap. Mau yang model classic hingga glamour siap meromantiskan momenmu kelak. Tidak terbatas sampai situ, kami juga menyediakan jasa custom cincin kawin yang model hingga materialnya bisa kamu tentukan sendiri. Sebuah cincin yang bisa menciptakan momen haru di hari yang paling kamu tunggu-tunggu bersama pasangan.