Investasi Pakai Perhiasan Emas? Simak 3 Poin Berikut Ini!
Semar Nusantara2025-08-23T14:45:49+07:00Meskipun fungsi utama perhiasan itu sebagai benda hias di kalangan wanita, namun perhiasan emas juga bisa menjadi aset pengaman harta alias benda investasi dalam jangka panjang. Hal ini karena perhiasan tersebut masih mengandung kadar karat tertentu yang bisa diperjual belikan di toko emas.
Tentunya untuk menjadikan perhiasan emas sebagai investasi kita memerlukan pengetahuan khusus agar tidak sembarangan dalam memilih perhiasan yang akan dijadikan instrument investasi. Berikut 3 ketentuan yang harus kamu pahami agar tidak rugi saat mengamankan asetmu dalam bentuk emas!
- Model Berpengaruh
Model emas berpengaruh terhadap naik turunnya harga pada perhiasan yang akan kamu uangkan. Desain emas trendy biasanya cukup riskan untuk kamu jadikan sebagai aset pengaman harta. Hal ini karena desain tersebut akan tergerus jaman dan kurang laku ketika dijual kembali. Kemungkinan besar jika kamu menjual emas dengan model yang sedang trend, maka selisih nilainya cukup lumayan. Akan lebih baik jika kamu memilih model perhiasan yang simpel alias timeless seperti solitaire atau klasik. Desain-desain tersebut cenderung pasif mempengaruhi nilai harga emas saat kamu menjualnya.
- Goresan Dipertimbangkan
Buat kamu yang suka petakilan, ada baiknya lepas perhiasan emas ketika sedang beraktivitas. Ini tidak baik untuk keuanganmu ketika dijual kembali. Karena apa? Sedikit gores itu ngaruh pada harga jual emas. Jadi ada gunakan saat sedang mejalankan aktivitas normal seperti bekerja, makan, atau bersantai. Jika kamu sedang naik gunung, lepaslah emasmu karena rawan terkena goresan batu-batu gunung yang membuat nilai jualnya berubah. Hal ini karena goresan bisa menurunkan kadar emas secara perlahan. Padahal di satu sisi kita tahu bahwa kadar itu menjadi penentu nomer satu saat akan berinvestasi.

3. Sertifikat Kunci Utama
Ibarat pintu rumah yang kuncinya hilang, kamu tidak bisa menikmati fasilitas di dalamnya. Perhiasan emas juga memiliki pola yang serupa. Biasanya setiap membeli emas pasti disertai sertifikat sebagai tanda bukti penerima yang sah. Surat ini adalah barang penting yang berisi informasi seputar informasi fisik, harga, hingga nama toko pembelian. Nah sertifikat ini kamu jaga sebaik mungkin agar tidak hilang. Bila perlu, tempatkan di kotak khusus atau dompet kamu di bagian yang tidak pernah dibuka. Karena kalau hilang, kamu akan kesulitan untuk menjualnya kembali. Bahkan jika bisa diuangkan, pemiliki toko emas akan memberikan harga yang lebih rendah karena mereka tidak dapat melihat bukti keaslian, spesifikasi, hingga dari mana emas itu dibeli. Menghilangkan sertifikat emas ibarat mimpi buruk dalam dunia invetasi emas.
Itulah 3 hal yang harus khatam pada dirimu sendiri sebelum membeli perhiasan untuk berinvestasi. Ingat, namanya invetasi adalah kegiatan untuk menambah nilai suatu aset. Jadi gaya nomer seribu, fungsi nomer satu saat kamu memutuskan unttuk menjadikan perhiasan emas sebagai alat invetasi.
Hal yang tak kalah penting adalah membeli emas di toko yang amanah. Emas itu riskan dan siapa sih yang tidak suka barang mewah? Setiap orang pasti suka dengan hal-hal yang berbau uang apalagi emas. Mempercayakan asetmu pada toko emas yang trusted menjadi hal nomor satu sebelum menentukan tujuan kamu membeli emas.
Dalam hal ini, kamu bisa menjatuhkan hati pada toko emas Semar Nusantara yang sudah berdiri lebih dari setengah abad. Toko ini telah melayani ratusan ribu pelanggan sejak 1960an dan telah meraih penghargaan bergengsi Brand Choice Award berturut-turut dari tahun 2021 hingga 2024. Sehingga kamu tidak perlu ragu untuk membeli dan menjual perhiasanmu di sini.
Info lain tentang invetasi emas yang lebih lengkap dapat kamu cek di website @Semar Nusantara!