Menyelam Lebih dalam Tentang Potongan Baguette
Semar Nusantara2026-06-06T16:33:21+07:00Potongan baguette sepertinya memang tidak sepopuler potongan marquise atau emerald pada berlian. Padahal, potongan ini sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan banyak muncul di cincin-cincin pertunangan, lho. Meskipun jarang digunakan sebagai centerpiece perhiasan, tapi dari segi desain dan look, ia punya daya tarik tersendiri.
Seperti Apa Bentuk dan Sejarah Potongan Baguette?
Ada yang bilang, potongan batu ini mirip seperti roti baguette asal Prancis di mana ia memanjang. Lebih detailnya, baguette cut diamond punya bentuk persegi panjang tipis dengan sudut tajam di tepi sisinya. Fasetnya berjumlah 14 dan mempunyai ilusi panjang yang elegan. Nuansa tersebut di dapat dari bentuk batu yang juga dipotong ramping, Pavilians.
Sebenarnya, potongan ini sudah ada sejak jaman Art Deco di mana dulu desain geometris dan bersih sangat diminati. Maka kamu jangan heran bila baguette cut punya nuansa vintage dan kontemporer. Tapi di sisi lain, ada juga sumber yang mengatakan bahwa potongan ini muncul pada abad ke 16 ketika orang Prancis telah menggunakan kata “baguette” untuk mengartikan perhiasan kecil yang berasal dari kata “bague”.
Bagaimana Keindahan Potongan Ini?

Selain membawa nuansa vintage, potongan baguette bisa dibilang sophisticasted. Melalui potongan bersih yang mengalir lembut hingga sisi-sisi tajam yang terlihat jelas, sebuah perhiasan akan terlihat elegan. Kamu tidak perlu takut terlihat out of date ketika memiliki perhiasan baguette cut, kesan bersihnya membawa nuansa timeless klasik yang bikin tampilan makin menawan. Apalagi di era kini, para pengrajin berhasil memasukkan unsur modern di dalamnya sehingga perhiasan yang tercipta punya nuansa modern vintage secara bersamaan.
Potongan tersebut sering dijadikan sebagai pelengkap dalam aksen perhiasan yang lebih rumit. Ia datang untuk menambah visual dan mempertegas kilau batu utama tanpa menganggu keindahannya sendiri. Unik bukan? Alasan lain kenapa baguette cut kerap digunakan sebagai pendamping batu permata adalah fasetnya berjumlah 14, tidak seperti potongan lain yang kebanyakan 50. Baguette cut sering menghiasi cincin – cincin kawin ataupun tunangan, Pavilians.
Adakah Rekomendasi Desain Baguette Modern Ala Diamond Pavilion?

Potongan ini ternyata sudah menyempurnakan nuansa perhiasan berlian yang di etalase Diamond Pavilion. Berlian tersebut dipadukan dengan emas berkadar 17K yang akhirnya punya final look elegan dan modern. Contohnya pada koleksi Narumi Ring yang di mana rangkanya terbuat dari kelembutan rona emas rose gold. Bagian tengahnya dibuat unik dengan dua batu baguette cut menopang satu round berlian di tengah. Sekilas susunan ini berbentuk V-shape yang membuat jarimu tidak hanya elegan namun juga terkesan runcing dan lentik.
Koleksi lainnya adalah Abellia Ring yang lagi-lagi mengandalkan kilau hangat rose gold dan dipadu dengan keindahan berlian baguette. Berlian tersebut menjadi centerpiece utama yang disusun vertikal sejajar dan dilengkapi 4 round diamond white di pinggirnya. Jika Narumi Ring terlihat unik elegan karena ilusi V-shape, maka Abellia Ring punya kesan simpel tapi tegas. Ia bisa melengkapi gaya harianmu maupun ketika datang ke acara pesta dengan kilau sempurna tanpa berlebihan.
Ketika kamu ingin merasakan sentuhan lembut dari salah satu koleksi di atas, hubungi admin WA yang ada di bio instagram @diamondpavilion untuk mendapatkan informasi yang lebih detail.