Menarik! Ini Sejarah Awal Munculnya Emas Putih di Dunia Perhiasan
Semar Nusantara2026-03-05T15:57:44+07:00Emas putih dikenal sebagai material pembuat perhiasan yang bernuansa modern dan unisex. Warna putihnya menimbulkan kilau yang bersinar bersih yang menyuguhkan kesan modern menyelimuti penampilan si pemakai. Varian perhiasan yang terbuat dari emas tersebut juga cukup banyak seperti cincin, kalung, gelang, hingga anting. Namun ternyata, warna emas putih tidak didapatkan secara natural di alam, Sobat Asmara. Ada sejarah panjang di balik kilau putih modern tersebut yang Semar Nusantara jabarkan di bawah ini!
Perang Dunia 2 dan Kelemahan Perak Jadi Alasan Emas Putih Ada Sejak 1900-an
Dikutip dari berbagai sumber, emas putih diyakini sudah ada sejak awal abad 19. Kemudian popularitasnya melejit kala style art deco pada tahun 1920-an banyak digemari orang-orang. Kala itu, emas putih dijadikan sebagai penyempurna fashion mereka yang dipadukan bersama batuan permata serta desain geometris.
Nah, emas putih ini awalnya ada karena dua hal, yang pertama karena kelangkaan platinum pada perang dunia 2 yang banyak digunakan untuk keperluan militer. Kedua, perak yang notabene dijadikan alternatif emas kuning ternyata kurang maksimal untuk desain rumit dan cepat mengalami karatan. Kedua hal tersebut mendorong para pengrajin untuk menemukan logam campuran emas putih yang warnanya seperti platinum atau perak.
“L’Art du Bijoutier” 1823 Jadi Publikasi Pertama yang Menyebutkan Emas Putih
Dari percobaan ke percobaan lain, akhirnya sejumlah tokoh menerangkan bahwa dengan mencampurkan beberapa material bersama emas dapat menghasilkan varian emas putih. Pada 1823, publikasi Prancis yang berjudul “L’Art du Bijoutier” atau dalam bahasa Inggris berati “The Art of the Jewerly” menuliskan sebuah emas putih. Louis-Nicolas Vauquelin sebagai author menjelaskan bahwa emas putih didapat dari percampuran logam emas dan platinum. Disusul pada tahun 1912 oleh seorang ahli kimia Jerman bernama Carl Louis Ullmann punya pandangan lain tentang emas putih. Menurutnya, white gold juga bisa didapatkan dari tiga jenis campuran logam sekaligus yaitu emas, platinum, dan palladium.

Semakin Berkembangnya Waktu, Material Emas Putih Semakin Beragam
Bergeser pada 1924, seorang ahli kimia di Amerika punya unsur lain pembentuk emas putih yaitu emas, nikel, dan seng. Paduan ketiganya menjadikan warna emas putih semakin bersinar. Lalu beberapa tahun setelahnya, pada 1929, sebuah perusahaan perhiasan yang berasal dari Prancis, Cartier, menyatakan sesuatu yang lebih ekspresif. Di mana mereka mendeskripsikan bagaimana percampuran antara emas dan palladium menciptakan varian emas putih baru. Ia terlihat lebih berkilau dan tahan lama jika digunakan daripada campuran-campuran sebelumnya.
Perhiasan Emas Putih di Semar Nusantara Dibuat Presisi dengan Harga Mengikuti Pasar
Demikianlah sejarah perjalanan panjang tentang emas putih yang selama ini kita gunakan, Sobat Asmara. Dari sini kita belajar bahwa untuk mendapatkan sebuah komposisi yang pas dalam perhiasan, ternyata membutuhkan waktu yang terbilang lama agar hasilnya sempurna. Begitupun setiap detail perhiasan emas putih yang ada di etalase Semar Nusantara. Kami menggunakan kadar paling rendah 10K dengan proses pengerjaan teliti dan hati-hati untuk menciptakan rasa dalam setiap detail perhiasan yang kamu pakai.
Harga emas putih yang dibanderol baik di kadar 10K maupun 17K juga mengikuti pergerakan pasar sama seperti koleksi emas lainnya. Jadi bila Sobat Asmara ingin tukar tambah perhiasan emas putih dengan model yang terbaru, segera datang ke cabang toko terdekat, ya!
Kami akan berusaha mencarikan buyback dan harga terbaik untuk perhiasan impianmu.